1. Lapisan Lancar: Detail Menentukan Keberhasilan atau Kegagalan
Peletakan halus adalah langkah pertama dalam aplikasi Kain terpal dilapisi dan fondasi yayasan. Peletakan yang benar tidak hanya dapat memaksimalkan efek perlindungan dari terpal, tetapi juga mengurangi risiko kerusakan yang disebabkan oleh operasi yang tidak tepat.
Tahap Persiapan: Sebelum meletakkan, area peletakan perlu dibersihkan secara menyeluruh, dan semua benda tajam, kerikil, gulma, dll. Perlu dilepas untuk memastikan bahwa tanah rata dan bebas dari rintangan. Pada saat yang sama, pilih waktu yang tepat untuk berbaring sesuai perkiraan cuaca untuk menghindari bekerja dalam cuaca buruk seperti angin kencang dan hujan lebat.
Pengukuran dan Pemotongan: Gunakan alat pengukur untuk secara akurat mengukur ukuran area laying, dan kemudian potong terpal secara tepat sesuai dengan hasil pengukuran. Saat memotong, margin tertentu harus dicadangkan sehingga dapat disesuaikan saat memperbaiki, dan ekspansi termal dan kontraksi terpal selama penggunaan harus diperhitungkan.
Keterampilan meletakkan: Mulai dari satu ujung, perlahan -lahan membuka tarpaulin, dan dengan lembut menepuknya dengan tenaga kerja atau alat khusus sambil membuka lipatan untuk memastikan bahwa terpal cocok dengan tanah atau struktur pendukung untuk menghindari kerutan atau celah. Untuk paving area besar, metode paving di bagian dapat diadopsi, dan sambungan dapat disambungkan selangkah demi selangkah. Perhatikan perawatan sendi untuk memastikan kedap air dan penyegelan.
2. Fiksasi perusahaan: Kunci keamanan dan stabilitas
Fiksasi adalah kunci apakah terpal yang dilapisi dapat tetap stabil dalam kondisi cuaca buruk. Metode pemasangan yang benar tidak hanya dapat mencegah terpal dari ditiupkan oleh angin, tetapi juga memperpanjang masa pakainya.
Pilih bahan pemasangan yang sesuai: Menurut material, penggunaan lingkungan dan umur yang diharapkan dari terpal, pilih bahan pemasangan yang sesuai, seperti kuku, tali, kait atau klip pemasangan khusus. Pastikan bahwa bahan pemasangan memiliki kekuatan yang cukup dan ketahanan korosi untuk memenuhi kebutuhan paparan luar ruang jangka panjang.
Tata letak dan fiksasi yang masuk akal: Saat memperbaiki, titik -titik pemasangan harus didistribusikan secara merata di sekitar dan di tengah sesuai dengan ukuran dan bentuk terpal untuk memastikan bahwa terpal ditekankan secara merata dan menghindari robek karena ketegangan lokal yang berlebihan. Untuk terpal besar, tali tarik tambahan atau struktur pendukung juga diperlukan untuk meningkatkan stabilitas keseluruhan.
Penyesuaian dan Inspeksi: Setelah memperbaiki, terpal perlu disesuaikan pada akhirnya untuk memastikan bahwa semua titik pemasangan diikat di tempatnya dan permukaan terpal rata-rata dan bebas kerutan. Selain itu, inspeksi rutin pengencang titik pemasangan dan penggantian bahan pemasangan yang rusak tepat waktu adalah langkah-langkah penting untuk mempertahankan operasi stabil jangka panjang dari terpal.
3. Tindakan pencegahan dan saran pemeliharaan
Selama proses peletakan dan pemasangan, pastikan untuk mengikuti prosedur operasi keselamatan dan memakai peralatan pelindung pribadi yang diperlukan, seperti sarung tangan, sepatu pengaman, dll.
Mempertimbangkan bahwa terpal yang dilapisi terpapar ke luar untuk waktu yang lama, pembersihan secara teratur dari permukaan terpal untuk menghilangkan debu dan kotoran yang terakumulasi akan membantu mempertahankan kinerja dan penampilannya yang tahan air yang baik.
Untuk terpal musiman, mereka harus dibersihkan dan dikeringkan secara menyeluruh sebelum penyimpanan untuk menghindari jamur dan penuaan.3